Menjadi seorang santriwati penghafal Al-Qur’an adalah sebuah perjalanan spiritual yang luar biasa. Di balik indahnya lantunan ayat-ayat suci yang terdengar setiap hari, ada cerita perjuangan, tawa, dan air mata yang mewarnai kehidupan sehari-hari.
Bagi kalian yang penasaran bagaimana rasanya menuntut ilmu di Ponpes Tahfidz Putri diWajak, yuk intip keseruan, suka, dan duka kami selama berada di pondok!
Sukanya:
Teman Rasa Saudara dan Keberkahan yang Nyata
Banyak orang mengira hidup di pondok itu menjenuhkan. Padahal, kenyataannya justru seru sekali! Salah satu kebahagiaan terbesar menjadi santri di Pondok Pesantren Tahfidz Putri diWajak adalah ikatan ukhuwah yang sangat kuat.
Kebersamaan 24 Jam: Dari bangun tidur sampai tidur lagi, kami selalu bersama. Makan selengser berlima sampai bertujuh, antre kamar mandi sambil mengulang hafalan (murajaah), hingga belajar bersama membuat teman pondok sudah seperti kandung sendiri.
Nikmatnya Setoran Hafalan: Tidak ada rasa lega yang mengalahkan momen ketika ziyadah (tambah hafalan baru) atau murajaah kami dinyatakan lancar oleh Ustazah. Rasa lelah langsung hilang berganti bahagia!
